Perusahaan asuransi asal Irlandia Utara, Abbey Autoline, mengungkapkan nilai asuransi kaki kiri Lionel Messi merupakan yang terbesar di dunia, yaitu 12,8 Triliun!
Kita sering dengar pesepakbola yang beli Asuransi kaki dengan nilai fantastis.
Tapi sebenarnya buat apa sih? Kenapa harus asuransikan kaki sebesar itu?
Kaki, bagi pemain bola, adalah aset terpenting untuk mencari nafkah.
Jika kakinya tidak bisa digunakan, maka hilang kemampuannya untuk bermain bola
Kehilangan kemampuan bermain bola, akan membuat pemain bola kehilangan banyak sekali potensi penghasilan.
Ini bisa sangat berdampak untuk keuangan keluarga sang bintang.
Dengan asuransi kaki, jika kaki Messi tidak bisa digunakan, ia akan menerima Uang Pertanggungan Rp 12,8 Triliun untuk mengganti penghasilan yang hilang.
Bagaimana dengan Anda? Apa anggota tubuh terpenting yang nilai ekonomisnya paling besar?
Berapa potensi penghasilan yang hilang jika anggota tubuh tersebut tak dapat digunakan? Begini cara menghitungnya!
Menurut Evening Standard, gaji Messi sebesar 35JT euro (sekitar Rp590 miliar) per tahun setelah pajak, oleh klub PSG.
Messi diduga menggunakan asumsi rate deposito 4.6%, sehingga 590 Miliar / 4.6% = Messi butuh UP asuransi Rp12.8 Triliu
Jika kaki kirinya cacat, Rp 12,8T cair. Messi cukup masukkan ke deposito, supaya keluarganya terus menerima penghasilan yang sama, walaupun ia tidak bisa bekerja.
Contoh: Ali, usia 30 tahun. Seorang kepala keluarga dengan penghasilan Rp 15 Juta per bulan. Maka UP Asuransi yang dibutuhkan keluarganya adalah:
(Rp 15 Juta x 12 bulan) / 4% = Rp 4.5M
Wah preminya pasti mahal ya?
Untuk UP asuransi 4.5M, Pak Ali cukup membayar 1.721.000/bulan!
Saat terjadi resiko cacat tetap total, sakit kritis, atau meninggal dunia, UP 4.5M akan cair. Sehingga keluarga Pak Ali tetap menerima penghasilan yang sama. walaupun Pak Ali tak bisa bekerja lagi.