Dalam rangka anniversary ke-25, film Box Office: Titanic tayang ulang di bioskop. Film ini mendapat 11 Awards dan merupakan film terlaris ke-3 di dunia!
Titanic disebut sebagai "The Unsinkable" atau kapal yang mustahil tenggelam. Bahkan pembuat Titanic berkata bahwa: Tuhan pun tidak bisa menenggelamkan kapal Titanic.
Penumpang Titanic 2.200 orang, terdiri dari sejumlah orang terkaya di dunia, serta lebih dari 1.000 imigran yang mencari kehidupan baru di Amerika Utara.
Kapal ini dirancang semewah mungkin, dengan dilengkapi gym, kolam renang, perpustakaan, dan restoran kelas atas.
Namun saking percaya dirinya, Titanic hanya membawa sekoci sejumlah 1/3 dari total penumpang dan kru kapal!
Pada tanggal 14 April 1912, empat hari pasca pelayaran, kapal menabrak sebuah gunung es pukul 23:40.
Selama dua setengah jam selanjutnya, kapal perlahan terisi air dan tenggelam.
Keterbatasan jumlah sekoci ini lah, yang akhirnya membuat jumlah korban jiwa sangat banyak yaitu 1.514 orang!
Dari 1.514 korban jiwa, 292 orang diantaranya adalah nasabah Prudential.
Walau ribuan klaim masuk bersamaan, Prudential tetap melakukan pembayaran klaim, sejumlah £12.834 pada saat itu.
Sejak saat itu, Prudential mulai terkenal di seluruh dunia, sebagai perusahaan asuransi jiwa yang tercepat melakukan pembayaran klaim!
Bahkan di usia Prudential yang saat ini : 175 tahun, perusahaan tetap terkenal sebagai yang tercepat membayar klaim.
Pelajaran dari Titanic
Persiapan adalah bentuk kerendahan hati manusia. Mengakui bahwa ada sejumlah hal & resiko yang tidak bisa kita kontrol.
Jika Titanic mempersiapkan sekoci yang memadai, mungkin jumlah korban jiwa tak sebanyak pada saat itu.
Banyak orang yang terlalu percaya diri tidak akan sakit. Sehingga merasa tidak perlu backup asuransi. Padahal yang sekuat Titanic pun butuh backup sekoci.