Alex, 30 tahun. Pemilik toko online yang cukup terkenal di TikT*k. Saat ini punya 2 anak kembar, cowok cewek.
Di saat orang seumurannya kerja dan gajinya buat beli iphone terbaru, jalan-jalan ke luar negeri, nonton konser.
Alex kerja siang malam buat besarkan usaha, bayar cicilan mobil dan rumah tinggal pertamanya.
Alex sering lihat konten edukasi keuangan di Instagr*m. Walaupun skeptis, Alex mulai penasaran tentang konsep asuransi jiwa.
Alex lalu menghubungi @CiciAsuransi, dan minta ngobrol by Zoom untuk pelajari lebih dalam tentang asuransi.
"Saya punya usaha yang termasuk sukses. Anak istri saya tidak pernah kekurangan. So, tell me. Why i need life insurance?" tanya Alex.
"Pak Alex, sebelumnya apa sudah pernah punya asuransi? Mungkin BPJS?", tanyaku.
"Saya punya asuransi mobil", jawabnya.
"Kalau boleh tau, apa yang membuat Pak Alex memutuskan beli asuransi mobil?"
"Jadi ini mobil kerja saya sehari-hari. Saya mau supaya pas ada apa-apa sama mobil ini, biaya perbaikannya diganti asuransi."
"Kenapa biaya perbaikan mobilnya perlu diganti asuransi pak? Saya rasa uang segitu mungkin bukan masalah buat Pak Alex ya?"
"Kalau cuma sekali gapapa ci, tapi kalau berkali-kali ya boncos juga. Lagian premi asuransinya murah. Biaya sekali perbaikan bisa lebih besar dari preminya", jelasnya.
Saya diam sejenak memandang Pak Alex.
"Pak Alex, ada satu kesamaan antara bapak dan mobil ini. Mobil ini adalah aset buat Pak Alex. You are the asset for your family".
"Whole purpose of insurance is to transfer risk that you can't handle.
You are very good at managing money. You are smart. You are intelligent.
I don't think you need life insurance.
But your children, your wife, your family, might not be as intelligent as you in managing money.
They might not be able to understand how the business works, the way you do".
"They need something as a Plan B. So, my job is only to create cash, so that they have more time to learn how to manage the money & the business", tambahku.
"Anda tidak butuh asuransi jiwa. Asuransi jiwa bukan untuk Anda. Asuransi jiwa adalah untuk keluarga Anda”
"You are very smart. So, you are your family Plan A. And if plan A doesn't work, your family have life insurance as their Plan B”.
Alex tersenyum puas.
"Terima kasih ci, saya belajar sesuatu hari ini. So, let's do it. Where should we start?"