Baru-baru ini viral salah satu perusahaan asuransi swasta, yang gagal bayar dan izin usahanya dicabut oleh OJK.
Ini karena perusahaan tidak mampu memenuhi RBC sesuai ketentuan OJK, yaitu minimal 120%.
Penyebabnya diduga karena tingginya akumulasi kerugian perusahaan secara terus menerus, akibat penjualan produk saving plan.
Perusahaan menjual produk dengan pengembalian premi yang pasti. Namun, hasil pengelolaan perusahaan tidak mampu mencapai angka yang dijanjikan tersebut.
Case ini membuat banyak orang khawatir Karena, asuransi tersebut awalnya sudan diawasi OJK, sudah memenuhi RBC min. 120%, dan bukan produk unitlink!
Kenapa ini bisa terjadi? Bagaimana menghindari gagal bayar asuransi?
1. Tren Rasio Beban
Memilih perusahaan asuransi yang sehat tidak cukup dilihat dari RBC saja, seperti kata kebanyakan orang.
Yang lebih penting adalah tren "Rasio Beban terhadap Pendapatan Premi".
Pastikan, rasio tersebut di bawah 100% selama minimal 3 tahun berturut-turut. Ani menunjukkan, perusahaan bagus dalam manajemen keuangannya.
Bagaimana cara ceknya?
- Cari "laporan keuangan asuransi ...."
- Cari Rasio Beban
- Pastikan di bawah 100% selama minimal 3 tahun berturut-turut
Untuk Prudential sendiri, pada 2019 di angka 62%, 2020 di angka 64%, dan 2021 di angka 76%. Artinya, secara manajemen keuangan masih sangat bagus dan sehat.
2. Hindari Produk Too Good to Be True
Jangan senang dulu saat menemukan asuransi yang manfaatnya sangat bagus, tapi preminya kelewat murah! alias "too good to be true"
Karena, dalam konsep bisnis atau penjualan, penjual dan pembeli harus mencapai kondisi win-win
Maksudnya bagaimana?
Pihak penjual untung, pihak pembeli juga untung. Jika pihak pembeli sangat untung apakah perusahaan juga untung?
Atau malah perusahaan berkorban rugi demi mendapatkan nasabah?
Asuransi bukan beli putus.
Melainkan komitmen jangka panjang.
Hubungan yang saling menguntungkan, lebih akan bertahan jangka panjang.
Q: "Apakah perusahaan asuransi lain dapat dipercaya? Atau akan berakhir seperti asuransi swasta tersebut?"
A: Sebenarnya, tidak perlu khawatir berlebihan. Yang terpenting Anda tahu cara memilih perusahaan asuransi yang sehat. Dengan begitu, dana yang kita setorkan untuk jaminan di masa depan memang benar-benar aman.